Monday, October 09, 2006

Pemenang Maastricht Cup 2006

Dikutip dari berita Radio Nederland

Margareta Citra Kusumadewi

07-06-2006

maastricht-cup-240.jpgTim ZP, Sabtu dan Minggu, tanggal 27-28 Mei 2006 mendapat undangan untuk meliput salah satu kegiatan dari PPI- Maastricht (Persatuan Pelajar Indonesia di Maastricht). Acara ini cukup seru, selain pesertanya para pelajar, masyarakat Indonesia yang terkumpul di kedutaan Belgia, Perancis, Spanyol, dan Belanda sendiri ikut memeriahkan acara ini.

Ada apa di Maastricht Cup?
Maastricht cup sebenarnya sudah pernah diadakan dua tahun sebelumnya yaitu tahun 2004 dan 2005. Ide diselenggarakannya acara ini berdasarkan ide para pelajar Maastricht yang memang menyukai olah raga bulu tangkis dan selebihnya, mereka mengganggap bahwa masyarakat Indonesia sendiri memang banyak yang gemar akan olah raga bulu tangkis. Dalam pertandingan ini panitia menyiapkan beberapa cabang untuk dipertandingkan. Cabang-cabang itu di antaranya: tunggal putra - tunggal putri, ganda putra - ganda putri dan ganda campuran.

Pertandingan bulu tangkis yang memperebutkan piala dari PPI-Maastricht cukup seru. Pesertanya yang ikut sekitar 67 orang dan mereka tidak hanya datang dari Belanda tetapi juga dari Brussel, Perancis dan bahkan Madrid. Semua orang, baik tua maupun muda, datang dan membaur dalam acara ini.

Antusiasme para peserta
Pada saat pertandingan, tim ZP mendapat banyak kenalan baru. Memang acara ini benar-benar menambah banyak kenalan. Rata-rata peserta yang mengikuti acara ini, memang masyarakat Indonesia yang berada di Belanda tetapi pelajar yang mengikuti acara ini juga cukup banyak. Tim pelajar yang datang kebanyakan dari Maastricht sendiri dan ada juga dari Groningen dan Perancis. Tim PPI-Groningen pada saat itu mendatangkan 1 tim yang berisikan 8 orang. Mereka cukup antusias juga ya!

Maastricht_cupfoto_240_1Ber.jpgPara pemain juga membawa para pendukung yang ikut memeriahkan pertandingan mereka. Tim ZP juga sempat mewawancarai salah satu pemenang dari Groningen dan kebetulan tim Groningen merupakan tim kedua yang terbanyak setelah tim Maastricht. Nama pemenang yang kita wawancarai saat itu adalah Khairul. Khairul saat ini sedang belajar di program sarjana di Universitas Groningen. Cowok ini memang sangat berbakat dalam bidang olah raga, terlebih di bidang bulu tangkis, sepak bola, dan catur. Dalam keseharian Khairul, dia sangat rajin berlatih bulu tangkis dan selebihnya lagi, dia juga mengikuti klub bulu tangkis yang ada di kampus dia. Nggak heran, kalau di pertandingan ini dia bisa memenangkan piala tunggal putra karena dia memang benar-benar mempersiapkannya.

Tim dari Perancis juga tidak kalah antusias. Mereka juga menyiapkan pelatih khusus untuk mempersiapkan pertandingan ini. Tapi sayang, tahun ini mereka kurang beruntung karena mereka tidak memenangkan Maastricht Cup 2006.

Kegiatan-kegiatan seru
Pada hari pertama kompetisi tersebut, panitia juga mengadakan acara jalan-jalan. Acara ini ditujukan untuk menambah keakraban antara peserta. Selain pertandingan bulu tangkis, panitia juga mengadakan aktivitas jalan-jalan untuk melihat keindahan kota Maastricht di waktu malam dan juga mengelilingi Valkenburg. Para peserta tentu saja sangat lelah setelah mengikuti pertandingan bulu tangkis dan berkeliling kota Maastricht, selanjutnya mereka berisitirahat dan menyiapkan tenaga untuk hari berikutnya.

Selain melakukan aktivitas jalan-jalan, para peserta dan panitia juga mengadakan aktivitas penggalangan dana. Dana yang terkumpul disumbangkan untuk saudara kita yang sedang terkena gempa di Yogyakarta pada hari sabtu, tanggal 27 Mei lalu.

Pemenang pertandingan
Juara pertama pertandingan Maastricht Cup ini mendapatkan piala dan pemenang kedua mendapatkan sertifikat dari PPI-Maastricht. Tahun ini piala banyak direnggut oleh tim Zeist yang terdiri dari masyarakat Indonesia yang tinggal di Belanda. Berikut ini daftar para pemenang kejuaraan Maastricht Cup:

· Tunggal putra
Champion: Khairul (Groningen)
Runner-up: Helmi Mahara (Zeist)

· Ganda putra
Champions: Helmi Mahara (Zeist) dan Agus Jayani (Tilburgh)
Runners-up: Agus Suprianto dan Sabani Priyanto (KBRI Brussel)

· Tunggal putri
Champion: Dani Mijarto (Maastricht)
Runner-up: Dini (Groningen)

· Ganda putri
Champions: Novi Manurung dan Intan Ambari (Zeist)
Runners-up: Dani Mijarto dan Tifanny Istamto (Maastricht)

· Ganda campuran
Champions: Dani Mijarto dan Novel (Maastricht)
Runners-up: Novi Manurung dan Hamra Simatupang (Zeist)

Ketinggalan? Jangan putus asa!
Kalau kamu ketinggalan dengan acara ini, kamu masih bisa kok gabung di pertandingan ini tahun depan karena pertandingan ini diselenggarakan setiap tahunnya oleh PPI-Maastricht.


Sumber: http://www.ranesi.nl/zonapelajar/pemenang_maastricht06_060607

0 comments: